KAMU... Tidakkah kamu sedang memikirkan tentang kita... Semua yang telah kita lakukan dan yang akan kita lakukan
KAMU... Tidak pernahkah kamu merasa... Rindu yang sangat, bukan seperti tidak bertemu selama bertahun-tahun... Namun lebih seperti sebuah rasa kehilangan akan sebuah kebiasaan tentang perhatian, tingkah laku, perkataan, juga mimik
KAMU... Tidak inginkah kamu menikmati... Kebersamaan ini... Hingga akhir nanti, membentuk sebuah dinasti dengan sebuah awal kisah tentang kita
KAMU... Tidak takutkah kamu dengan semua ketidakpastian ini... Ketidakpastian yg bersumber dari aku... Yang katanya kekasih hatimu ini
Aku memang bukan siapa-siapa.. Untuk itu aku membutuhkanmu sebagai pelengkap dalam perjalanan ini. Bukan untuk menjadi siapa-siapa, bukan untuk menjadi yang terbaik, selalu dipuja sedangkan kamu hanya menjadi pendampingku, buntutku.. Namun sebagai sumber kekuatan, pendorong, penikmat, segala yang akan kita lalui dan dapatkan. Memang bukan selalu tentang harta benda, bukan selalu tentang kebahagiaan, kesenangan, kegembiraan.. Bahkan terkadang lebih kearah penderitaan, kesedihan bahkan kegelapan. Tidak maukah kau melampauinya bersamaku? Sebagai sumber cahaya.. Tak peduli sekecil api lilin atau sedigdaya matahari ataupun berupa kilatan-kilatan petir yang sekejap.. Karena semua itu tetap sumber cahaya bagiku.
Kamu takut dengan semua kegelapan yang tak pernah pasti itu? Tidak maukah kamu menjadi sumber cahayaku? cahaya kita?
Aku takut, melaluinya tanpamu.. Namun tidak sadarkah kamu bahwa gelap adalah sebuah pembelajaran menuju terang. Terang tidak akan pernah terjadi jika tidak ada gelap? Dan cahayamu adalah sebuah hirarki puncak yang dapat menerangi semua kegelapan itu. Menuju sebuah jalan yang pasti.
Juga penderitaan.. kesengsaraan.. tanpanya kebahagiaan tidak akan pernah berasa manis.. tanpanya usaha tidak akan menjadi sebuah kisah yang baik untuk selalu dikenang.. Kamu pun harus tahu bahwa semua ini memang demi sebuah tujuan, namun bukan tujuan lah puncaknya namun perjalanan menuju tujuanlah yang penting.. Kebahagiaan tetap menjadi sebuah tujuan namun pengalaman untuk mendewasakan kita dalam memahami apa sesungguhnya kebahagiaan yang kita carilah yang lebih penting sehingga kita dapat menemukan bagaimana bentuk kebahagian kita ini..
Apa kamu takut?
Mengapa kamu takut?
Tidak cukupkah kepercayaanmu padaku sehingga mata hatimu selalu ragu dan berujung pada sebuah perasaan yang mengatakan bahwa aku ini tak mampu?
Atau otakmu mulai berusaha semakin realistis yang terus mengkalkuasikan berbagai kemungkinan dan probabilitas akan tingkat keberhasilan diriku memenuhi semua kemauanmu? keinginanmu?
Ku kira wanita selalu bermain dengan hatinya, tak juga kusangka bahwa logika mulai merambah setiap hal yang bahkan kau senangi dengan sangat.. kau memang investor yang bijaksana..
Kamu tahu.. aku bahkan tidak tahu bagaimana meyakinkanmu.. mungkin yang bisa kukatakan adalah bersamalah denganku beberapa saat lagi dan biarkan waktu serta perjalanan itu yang memberitahumu apakah aku pantas bersanding denganmu..
Juga penderitaan.. kesengsaraan.. tanpanya kebahagiaan tidak akan pernah berasa manis.. tanpanya usaha tidak akan menjadi sebuah kisah yang baik untuk selalu dikenang.. Kamu pun harus tahu bahwa semua ini memang demi sebuah tujuan, namun bukan tujuan lah puncaknya namun perjalanan menuju tujuanlah yang penting.. Kebahagiaan tetap menjadi sebuah tujuan namun pengalaman untuk mendewasakan kita dalam memahami apa sesungguhnya kebahagiaan yang kita carilah yang lebih penting sehingga kita dapat menemukan bagaimana bentuk kebahagian kita ini..
Apa kamu takut?
Mengapa kamu takut?
Tidak cukupkah kepercayaanmu padaku sehingga mata hatimu selalu ragu dan berujung pada sebuah perasaan yang mengatakan bahwa aku ini tak mampu?
Atau otakmu mulai berusaha semakin realistis yang terus mengkalkuasikan berbagai kemungkinan dan probabilitas akan tingkat keberhasilan diriku memenuhi semua kemauanmu? keinginanmu?
Ku kira wanita selalu bermain dengan hatinya, tak juga kusangka bahwa logika mulai merambah setiap hal yang bahkan kau senangi dengan sangat.. kau memang investor yang bijaksana..
Kamu tahu.. aku bahkan tidak tahu bagaimana meyakinkanmu.. mungkin yang bisa kukatakan adalah bersamalah denganku beberapa saat lagi dan biarkan waktu serta perjalanan itu yang memberitahumu apakah aku pantas bersanding denganmu..
* saya bukan penggemar ai otsuka, tahu bahwa gambar ai otsuka saja baru sesaat sebelum posting ini terpublish.. yang saya pedulikan hanyalah gambar ini menyimpan banyak arti tentang wanita..
setelah mendengarkan berapa lagunya ternyata ada beberapa yang sesuai dengan genre saya.. enak..
tidak percaya? searching saja di youtube


Tidak ada komentar:
Posting Komentar