Watch out

Watch out

#2 Pohon

Kau.. Sebuah sistem stuktur pencakar langit juga pencakar bumi.. Dengan bagian atas yang terdiri dari helai-helai zat hijau klorofil daun yang mengombak, juga badan yang kadang cengkring namun juga kaku memebesar sesuai dengan lingkaran tahun sebagai penunjuk seberapa dewasa dan banyaknya pengalamanmu di bumi ini dan diakhiri oleh jalaran-jalan yang mencengkaram perut bumi dan menyerap segala mineral untuk kelangsungan hidupmu untuk membuat sebuah sistem yang sering kami sebut pohon...


Pohon.. sebegitu inginkah kau mencapai langit? Hingga kau terus menjulang menerjang ke atas kearah dimana matahari dan bulan bersinar tanpa henti? Memangnya apa yang kau pedulikan tentang dia? Dia terlalu hebat dengan ketidak terbatasannya dan juga berbagai skenario yang dia ciptakan dan kemegahannya harus membuat setiap sosok seperti kita mendongak untuk meraihnya.. Namun tidak cukupkah kau sepertiku menikmatinya setiap hari? Mungkin kau punya dendam seperti yang pernah kupunya dulu untuk sekedar mengetahui keberadaan kita dibawah sini? Sadarlah kawan.. dia selalu menghadap ke kita.. tak pernah sedetikpun dia melepaskan pandangan pada kita, apalagi membelakangi kita.. itu yang ku tahu..

Hei pohon, biarlah dia dia tetap diatas sana dengan berbagai keindahannya.. Tak perlu rasanya kau terus menggapainya karena memang dia harus berada di atas sana memberikan kita pagelaran yang terbaik.. dan kita hanya perlu menikmatinya.. Kesampingkanlah dulu dia.. Kau tau atas usahamu selama ini dan mungkin sampai yang akan datang kau mendapat julukan sang penentang gravitasi? Tak peduli seberapa dalam bumi menarikmu mengikat kaki-kaki mu kau terus tumbuh menentang ke arah sebaliknya.. bahkan kau jadikan dia pijakan untuk bisa membuatmu semakin kuat melawannya.. juga angin.. Kau saja yang menancap jauh ke dalam bumi masih dapat berayun terbawa angin.. bagaimana dengan kami yang tidak punya akar ini? Disela bumi yang selalu ingin menarikmu masuk kedalamnya kau juga malah memanfaatkannya dengan mengambil berbagai mineral yang kau butuhkah untuk membuatmu membesar, kokoh dan membuat aku semakin tersadar bahwa aku ini lebih kecil darimu.. apalagi langit.. kurang baguskah itu untukmu? 
Kau juga harus tahu bahwa kaulah salah satu sumber kehidupan untuk aku juga kaumku.. tanpa oksigenmu aku hanya akan menjadi bagian yang membusuk bagi bumi ini.. dan karena itulah kami hidup, hanya kaulah satu-satunya yang dapat membuat zat sesegar dengan bau yang khas itu bukan untuk hidung ku.. namun jantung dan seluruh organ dalam tubuh ini hingga aku dan kaumku dapat terus menjaga kelangsungan hidup hingga kini. 
Kau pun juga harus tahu bahwa berada dibawah naunganmu merasakan cerlang bayang-bayang hasil kombinasi ribuan daun serta dahanmu dengan matahari juga bunyi desiran daunmu yang saling berdu akibat hembusan angin sungguh dapat menentramkan hati ini. 
Sering aku memanjatmu, yang awalnya sekedar ingin memetik sesuatu, mengawasi keindahan sekitarmu.. justru berakhir dengan rasa nyaman dengan kantukku diatas sana dan terbawa ke alam angan-angan juga mimpi..




Pohon.. maaf kan aku.. juga kaumku.. atas segala yang telah kai perbuat kepadamu.. juga pada bumi ini. Kami telah memanfaatkanmu hingga helai terkhakir daun dan serat batangmu tanpa memperdulikan kelangsungan hidupmu.. juga peranmu bagi bumi ini terlalu kompleks terlebih untuk kami manusia.. namun banyak dari kami terlalu terbiasa dengan keadaan yang sesungguhnya luar biasa buatku itu dan sedikit demi sedikit mengkilangkan keberadanmu di bumi ini.. dan memang benar jika penyebab permusuhanmu dengan matahari dan keinginanmu menggapai langit adalah sebuah pertanda kau tidak betah dengan ku dan kaumku memang benar kami lah yang mengacaukan berbagai keseimbangan di dunia ini.. namun percayalah bahwa kami sudah sadar dan sedang berusaha bangkit untuk menjaga semuanya.. termasuk kau..




Bertahanlah pohon..tetaplah berdiri tegak sebagai sang penentang gravitasi dan akan selalu kucoba memberitahukan kepada yang lain tentang perjuanganmu yang berat itu agar kau tetap bisa bersenandung dengan bersama dengan kawan-kawan mu lainnya..

#1 Langit          #2 Pohon         #3 Bumi          #4 Samudera          #5 Manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar