Watch out

Watch out

Malam.. Hening.. Dingin.. Air.. Hujan..

Hujan ini.. Temanku dimalam yang sepi.. Pesakitanku di tengah hiruk pikuknya dunia yang mengelilingiku.. Aku yang terbuang karena keasinganku terhadap dunia beserta amarahnya padaku..
Air ini.. Cairan yang dapat menyesuaikan dengan tempatnya, selayaknya setiap manusia bermuka ganda, penjilat yang ingin selalu menang berada diatas.. meraih segala keserakahannya.. tanpa memikirkan siapa teman dan lawan.. menendangku jatuh dari segala semua upaya ini..
Dingin ini.. mencekam, menggigil, menusuk setiap bagian tubuh seperti sikapnya ketika melihat kejatuhanku.. karena ulahnya.. aku yang terjerembab tak lagi bisa bangkit bahkan masih dapat merasakan tatapan mata keji dinginnya yang seakan masih tidak puas dengan semua perlakuannya padaku..
Hening ini.. Tanpa seseorang pun disisiku.. tak juga berharap keberadaanmu disampingku.. karena kejatuhan ini akibat dari dia, pengagum setiamu.. Hening ini pengantarku pada titik akhir dimana aku hanya bisa mengenangmu kekasih..

Setidaknya hujan dapat meluruhkan dendam, amarahmu setiap sakit ditubuhmu..
Setidaknya air dapat mengalirkan kenangan lalu, yang tanpa kita tahu bahwa air juga bisa menjadi genangan, yang membuat kita mengenangnya, mengaguminya, untukmu..
Setidaknya dingin dapat menyelamatkanmu dari panasnya dunia yang meretakkan hatimu, dingin yang juga dapat membekukannya kembali.. untukku..
Setidaknya heningnya malam bisa menenangkanmu, melelapkanmu dari semua yang memaksamu melepas sayap dan merangkak menghampirinya.. bangunlah sayang.. demi kita..

Hujan ini telah menguburku.. membenamkanku pada gemericiknya, memadamkan setiap semangat dan api dalam tubuhku..
Air ini telah meluluhkanku.. membaurkanku dengan berbagai sampah masyarakat yang terongrong kehidupannya..
Dingin ini telah membekukanku.. setiap seluk tubuh.. dan memaksa setiap selku mati rasa..
Hening ini telah mengenggelamkanku.. pada setiap kesendirianku.. mengingatkanku setiap kenangan pahit antara kau dan dia..

Sepertinya hujan telah mencoba membutakan pandanganmu dan memekakkan telingamu. apa hujan ini terlalu deras untukmu?
apa air telah menjadi genangan keruh yang menenggelamkanmu dalam kenangan buruk, kenangan seharusnya tak kita simpan?
apa hatimu sudah terlalu dingin, sehingga kau tak lagi merasakanku ada di dalamnya?
apakah malam membujukmu, membisikkan bahwa kau harus menyerah pada hening?
haruskah mencintaimu menjadi sesulit ini?

Aku tak lagi patut untukmu.. dan kau terlalu baik untukku.. mungkin dia memang harus menang dan menenggelamkanku dalam ketiadaan.. merenggutmu.. Malam ini.. Hening ini.. Dingin ini.. Air ini.. Hujan ini.. akan selalu setia menjadi pengisi jarak diantara kita...

i'm not give up on you.. 


Story by: Priska Annastasya Amanda
Terima kasih sudah berbagi dengan kami... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar